Menpora Dito Lantik Ratusan Pejabat Fungsional

Menpora Dito Lantik Ratusan Pejabat Fungsional

Menpora Dito Lantik Ratusan Pejabat Fungsional . Pada tanggal 15 Juni 2021, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali, melantik ratusan pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI). Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam penyederhanaan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Menpora Zainudin Amali menjelaskan bahwa pelantikan ini bertujuan untuk mengisi kekosongan jabatan fungsional di Kemenpora RI. Jabatan fungsional ini memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program-program yang berkaitan dengan pemuda dan olahraga di Indonesia.

Menpora juga menekankan pentingnya peran pejabat fungsional dalam mempercepat proses pengambilan keputusan di lingkungan Kemenpora RI. Dengan adanya pejabat fungsional yang kompeten dan profesional, diharapkan birokrasi di Kemenpora RI dapat berjalan lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya penyederhanaan birokrasi, pelantikan pejabat fungsional ini juga dilakukan dengan memperhatikan prinsip meritokrasi. Artinya, proses seleksi dan penempatan pejabat fungsional dilakukan berdasarkan kualifikasi dan kompetensi yang dimiliki oleh para calon pejabat.

Menpora Zainudin Amali menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir praktek nepotisme atau kolusi dalam proses pelantikan ini. Semua pejabat fungsional yang dilantik harus memiliki integritas dan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Menpora Dito Lantik Ratusan Pejabat Fungsional

Adapun jabatan fungsional yang dilantik meliputi berbagai bidang seperti administrasi, keuangan, hukum, komunikasi, dan lain-lain. Setiap pejabat fungsional diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kemenpora RI.

Menpora juga mengajak para pejabat fungsional yang dilantik untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan pendidikan yang relevan. Dengan peningkatan kompetensi ini, diharapkan para pejabat fungsional dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan inovatif kepada masyarakat.

Sebagai penutup, Menpora Zainudin Amali berharap bahwa pelantikan ratusan pejabat fungsional ini dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan birokrasi yang lebih efisien dan responsif di Kemenpora RI. Dengan adanya pejabat fungsional yang berkualitas, diharapkan pelayanan publik di bidang pemuda dan olahraga dapat lebih baik lagi dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Pelantikan ratusan pejabat fungsional di lingkungan Kemenpora RI ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam melakukan reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Diharapkan langkah-langkah seperti ini dapat diikuti oleh instansi pemerintah lainnya untuk menciptakan birokrasi yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menpora Dito Lantik Ratusan Pejabat Fungsional

Jakarta, 15 Februari 2022 – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Bapak Zainudin Amali melantik ratusan pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) pada hari ini. Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat kinerja dan efektivitas kerja di Kemenpora RI.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Menpora dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang pemuda dan olahraga. Dengan adanya pejabat fungsional yang telah dilantik, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas dan efisiensi kerja di Kemenpora RI.

Menpora Dito dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran pejabat fungsional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di Kemenpora RI. Ia juga menekankan bahwa pejabat fungsional harus memiliki kompetensi yang memadai dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dalam menjalankan tugasnya, pejabat fungsional harus mengutamakan profesionalisme dan integritas. Mereka juga harus senantiasa memperbarui pengetahuan dan keterampilan agar dapat menghadapi tantangan yang ada di bidang pemuda dan olahraga,” kata Menpora Dito.

Menpora Dito Lantik Ratusan Pejabat Fungsional

Pelantikan ratusan pejabat fungsional ini merupakan hasil dari seleksi yang ketat dan transparan. Para pejabat yang dilantik telah melalui berbagai tahapan seleksi, termasuk uji kompetensi dan wawancara. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pejabat yang dilantik benar-benar memiliki kemampuan dan potensi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya.

Menpora Dito juga menegaskan bahwa pelantikan pejabat fungsional ini tidak hanya sekadar formalitas belaka, tetapi merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kemenpora RI. Ia berharap para pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan pemuda dan olahraga di Indonesia.

“Saya berharap para pejabat fungsional yang dilantik hari ini dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas. Jadilah contoh yang baik bagi rekan-rekan sejawat dan masyarakat. Mari bersama-sama kita berupaya memajukan dunia pemuda dan olahraga di Indonesia,” ujar Menpora Dito.

Pelantikan ratusan pejabat fungsional di lingkungan Kemenpora RI ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan pemuda dan olahraga di Indonesia. Dengan adanya pejabat yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik serta pengembangan potensi pemuda dan olahraga di Tanah Air.

Menpora Dito berharap bahwa dengan adanya pelantikan ini, Kemenpora RI akan semakin berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pejabat fungsional di Kemenpora RI untuk bekerja keras dan berkomitmen dalam menjalankan tugasnya demi kemajuan pemuda dan olahraga di Indonesia.

Dengan dilantiknya ratusan pejabat fungsional di lingkungan Kemenpora RI, diharapkan akan terjadi perubahan positif dalam pengelolaan dan pengembangan pemuda dan olahraga di Indonesia. Semoga dengan adanya pejabat yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi, Indonesia dapat meraih prestasi yang lebih gemilang di bidang pemuda dan olahraga di tingkat nasional maupun internasional.

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengambil sumpah dan melantik 243 pejabat fungsional di lingkungan Kemenpora RI, Selasa (19/12) sore. Kegiatan yang bertempat di Auditorium Wisma Kemenpora ini dihadiri para pejabat eselon I, para staf ahli, staf khusus, tenaga ahli, dan para pejabat eselon II Kemenpora RI.

Selepas menyanyikan lagu Indonesia Raya, Menpora Dito lantas melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah para pejabat fungsional.

“Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas taufik dan hidayah-Nya, maka pada hari ini, Selasa tanggal 19 bulan Desember tahun 2023, saya Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, dengan ini secara resmi melantik Saudara-Saudari pada jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga,” ucap Menpora Dito.

“Saya percaya bahwa Saudara-Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa bersama kita,” sambung Menpora.

Menpora Dito dalam sambutannya mengaku bersyukur bisa melakukan pelantikan jabatan fungsional. Setelah sebelumnya pelantikan ini sempat tertunda pelaksanaannya.

“Penyederhanaan birokrasi di instansi pemerintah ini sesuai dengan harapan Presiden, tentang penyederhanaan administrasi melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional,” jelas Menpora.

Diuraikan Menpora, para pejabat fungsional yang dilantik ini terbagi dalam pejabat fungsional muda dan pejabat fungsional madya. Jabatan baru tersebut berlaku efektif mulai 1 Januari 2024 mendatang.

Lebih lanjut diterangkan, terdapat beberapa individu yang jabatan struktural maupun administratifnya berada di luar ruang lingkup jabatan fungsionalnya. Dalam hal ini Menpora meminta agar diberikan penugasan khusus oleh Sekretaris Menpora (Sesmenpora) dan Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) seperti yang diatur dalam Permenpan-RB Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 3 ayat 3.

“Penugasan di luar ruang lingkup tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi ekspektasi institusi dalam pencapaian target kerja organisasi Kemenpora,” tutur Menpora Dito.

Kemudian dalam hal pembinaan kepegawaian ke depan, Menpora menugaskan Sesmenpora dan Biro SDMO segera mengirimkan para pegawai ke pendidikan dan pelatihan (diklat) pengembangan kompetensi untuk menjenjangkan jabatan fungsional para pejabat administrator dan pengawas.

“Tidak lupa juga diklat sertifikasi kompetensi di beberapa posisi yang dibutuhkan. Jangan ditunda-tunda, mulai Januari sampai Desember semua diharapkan sudah mengikuti diklat,” tegas Menpora.

Pelantikan diakhiri pemberian ucapan selamat dan ramah tamah. Adapun selepas pelantikan para pejabat fungsional yang baru dilantik mengikuti sosialisasi terkait jabatan fungsional di lingkungan Kemenpora.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan MengepalMerupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaituKebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis